Sunday, May 24, 2020

REVIEW GSC PEMUTIH MURAH


REVIEW GSC PEMUTIH MURAH

Hai semua long time no see. Beberapa waktu lalu aku sempat kesal karena kulit kusam dan tak kunjung putih.  Jadi aku sedang mencari produk murah yang bisa bikin kulit putih tapi sekalian anti aging. Sebelumnya aku mencoba ponds age miracle, tapi berminyak sekali. Dan nambah kusam after pemakaian, namun tidak ada breakout sama sekali. Hanya nambah minyak. Jadi aku searching di shopee untuk krim pemutih wajah. Pertama aku beli krim malam dulu. Namanya Generik skincare GSC Bright 60 krim malam. Krim ini dosis tinggi. Namun tidak disebutkan kandungannya apa. Sangat minim sekali informasi yang didapat dari deskripsinya.








Harganya dibawah 30ribu. Gratis ongkir di shopee. Adminnya lumayan ramah dalam pelayanan. Jadi aku memutuskan membelinya saja. Keesokan harinya paket datang. Aku sengaja beli 1 krim dulu karena jika tidak cocok tidak banyak uang yang aku buang. Klaim GSC ini sudah ada bpomnya.  Paket sungguh rapi dengan amplop coklat, ketika dibuka dilapisi dengan bubble wrap. Dan dikasih bonus anti wrinkle eye cream. Bayangin guys Cuma beli krim malam dapat eye cream. Kebetulan aku butuh eye cream.
Bentuk kemasannya jar pada umumnya krim murah. Jar nya berwarna putih. Tidak ada keterangan netto, ingredients, nomor bpom, produksi, dll. Sangat minim keterangan. Karena aku tidak sabar aku pakailah pada malam hari. Pertama aku pakai eye cream dulu. Kemasannya sama jar berwarna putih, isinya kental berwarna hijau, ketika dipakai ada rasa mintnya sedikit. Tidak ada bau mencolok. Tidak ada keterangan cara pakai, bahkan ingredients. Setelah meresap langsung terasa mata menjadi sedikit lebih kencang. Bukan hilang keriput yo, hanya tertarik saja kulit bagian luarnya.
Lalu aku pakai krim malamny. Teksturnya kental berwarna putih. Aku oleskan ke seluruh wajah, tidak ada bau menyengat, krimnya tidak menggumpal dan tidak lengket. Seperti krim ponds atau krim malam drugstore. Tidak seperti krim pemutih murah yang warnanya kuning dan lengket. Salut.
Jadi aku memutuskan membeli face wash, krim uv,dan obat totol jerawat. Karena aku puas dengan pelayanan dan produknya kala itu. Obat totol jerawat bernama acne 4, khusus untuk jerawat bandel atau milia. Kebetulan aku memiliki milia sangat bandel di mata kiri dan atas pipi. Bahkan sekarang ada bruntusan besar di jidat aku. Susah sekali hilangnya. Jadi aku membeli produk tersebut.
Karena waktu itu awal bulan ramadhan, aku berharap kulit aku bisa glowing pas lebaran, setelah paket datang, seperti biasa di bungkus amplop coklat dan bubble wrap didalam. Ternyata aku dikasih bonus cooling cream atau anti inflamasi. Namun karena dirasa belum butuh aku simpan saja dulu. Mari kita bahas satu persatu.

1.       Uv cream/sunblock. Kemasannya jar putih seperti krim pada umumnya which is kurang higienis dan terkesan murah. Memang murah hanya 20ribuan. Teksturnya kental seperti alas bedak dan warnanya coklat. Tidak ada keterangan nomor bpom, produksi, tanggal kadaluarsa dan ingredients. Ketika dipakai seperti bb cream gitu. Hasilnya sangat matte. Dan cenderung kering. Namun bisa menahan minyak wajah walaupun sedikit. Bisa digunakan sebagai alas bedak dan digunakan bersamaan dengan bedak. Tidak ada efek buruk apa-apa. Selain kering aja, aku kulitnya berminyak tapi memilih dewy look, bukan matte dry finish. Jadi aku suka timpa lagi dengan concealing base dari pixy untuk menampilkan efek dewy. Efek putihnya? Belum terasa. Setelah 2 minggu pemakaian.

2.       Night cream bright 60 seperti dikatakan diatas jarnya seperti produk murah lainnya. Bisa disimpulkan ini tuh buatan klinik kecantikan atau dokter klinik atau apoteker atau therapist gitu. Karena home industry dan minim keterangan. Setelah 3 hari pemakaian kulit jadi sangat kering, sudut mulut terkelupas, dan cuping hidung terasa perih. Aku sempat stop tidak pakai apa apa pada malam hari karena tidak tahan dengan keringnya. Walaupun aku mendambakan minyak diwajah berkurang tapi tidak sekering ini. Jadi aku tidak merasa diri sendiri. Muncul biang jerawat didagu, noda hitam di pipi. Namun aku terus memakai tapi di campur cooling cream/anti inflamasi.  2 minggu dipakai wajah naik 1 tone lebih cerah. Dan kalo pada sore atau siang kulit kering banget aku pakai ponds age miracle untuk melembabkan kulit.

3.       Acne 4. Klaimnya mengurangi jerawat dan milia. Aku pakai di daerah milia tidak ada perubahan walau sudah 2 minggu. Namun untuk biang jerawat yang dibawah dagu ajaib besoknya langsung hilang. Aku suka banget sih ampuh untuk jerawat. Obat ini hanya ditotol saja ya tidak boleh digunakan semua muka. Seperti nya untuk milia hanya bisa di lakukan cauter di klinik atau dokter. Untuk jerawat bruntusan ini harus lebih lama dan telaten lagi tidak bisa instan.
4.       Cooling /anti inflamasi. Bisa dicampur dengan krim atau digunakan setelah krim pagi. Aku suka menggunakan nya dipagi dan malam dicampur dengan krim untuk mengurangi inflamasi atau iritasi, and it works. Kulit keing disudut bibir dan cuping hidung menghilang. Feel nya setelah pakai ini kulit agak kesat dan agak berminyak setelah berjam jam pemakaian. Tapi its oke.
5.       Anti wrinkle eye cream. Tekstur warna hijau. Dan lumayan bagus menenangkan area bawah mata. Suka !

6.       Face wash. Ada keterangan ingredients disini. Sayangnya foto di shopee berbeda dengan asli. Botolnya flip top seperti botol face wash murah pada umunya. Teksturnya kental berwarna putih. Busa nya tidak terlalu banyak. Wanginya aduhai menyengat seperti wangi air mawar viva 10x lipat menyengat seperti kosmetik jaman baheula. Ini gila sih penggunaan parfumnya. Ga kira kira, ketika dipakai busanya sangat licin. After pemakaian kulit menjadi kering dan tertarik. Jadi aku sangat jarang sekali mencuci muka. Paling 1-2x pake ini. Udah mah bau, kering lagi.
Aku teruskan penggunaan sampai nanti habis. Khusus krim malam aku pake mungkin 5-6 x seminggu. Aku ingin kulit aku tidak terlalu kering. Face wash tinggal ½ lagi karena aku pakai untuk mencuci tangan. Mungkin aku tidak akan repurchase. 2 produk yang aku suka adalah eye wrinke cream dan acne 4. Disbanding krim pemutih lain ini termasuk lama ya mutihin kulitnya. Atau memang kulit aku bandel ga bisa cerah hehe.
Sekarang aku harus berjuang membasmi milia dan bruntusan.  Dibandingkan elsheskin jelas saya memilih elsheskin, kemasann tube jadi lebih higienis, ada ingredient, exp date, netto, cara penggunaan dll.
Dari segi harga juga elsheskin 3x lipat dari gsc. Dan elsheskin tidak bisa cepat memutihkan ya. Namun serumnya itu juara. Nah sekarang saya harus kembali membeli serum elsheskin untuk membersihkan dosa akibat gsc, bruntusan, ada bintik hitam dll. GSC ga jelek, namun aku hanya tidak sabar dengan perubahan wajah aku. Dan kekurangannya tidak ada ingredients nya. Jadi mungkin aku tidak cocok dengan salah satu ingredientsnya. Atau dosisnya terlalu tinggi.

Ketika Lbaran tiba, aku hanya pakai sunscreen saja, dan kulit aku sangat kusam. cenderung hitam, ga terawat gitu. entah memang aku kurang cocok dengan GSC Skibcare. pokonya aku ga pede dengan kulit wajah aku saat lebaran. lalu aku cuci muka dan maskeran saja supaya ga terlalu kusam. jadi aku akan habiskan dulu krim siang dan malamnya setelah habis aku akan beralih ke krim lain saja.
Terimakasih yang sudah mampir!


Thursday, March 26, 2020

Cerita Corona Virus Covid 19

Halo guys, welcome to my blog.
Pada kesempatan kali ini, aku mau cerita kisah ku tentang Virus Corona. Virus Corona yang di sinyalir berasal dari Wuhan China, menjadi perbincangan di seluruh dunia, Hingga hari ini 790 total kasus Positif Covid 19 dan diperkirakan akan meningkat. Oke kita ga akan focus ke korban Virusnya. Aku mau cerita tentang keadaan aku saat ini.
Pemerintah mulai mencanangkan work from home bagi para karyawan dari berbagai daerah. Tetapi tidak di tempat kerja saya. Namun aku sangat senang karena daripada diem dirumah, mending aku bekerja saja.
ini kali pertama ada Virus Pandemik yang menimpa hampir 150 negara di Indonesia. Dan ini hal baru bagiku. Aku memang pernah dengar Sars, mers, flu burung, flu babi bahkan sapi gila. Tetapi Virus Corona saat ini memang jauh lebih cepat menyebar dan mematikan.
Sehari-hari aku bekerja naik motor atau kendaraan umum, jauh sebelum Corona ada, aku selalu memakai masker dan bekal hand sanitizer. Dan tak lupa aku meminum vitamin sebelum bekerja.

Kaget aku guys ketika Corona merebak, Susah kali mendapat masker. Waktu beberapa bulan lalu aku beli masker hijab sekali pakai di indomaret isis 5 biji cuma 9000 rupiah. Kemudian aku cari lagi di indomaret, alfa dan apotek tidak ada satupun yang masih tersedia. Aku heran apakah pihak supermarket atau apotek sengaja menyembunyikan masker atau memang benar benar habis.

Masker kain atau masker motor yang biasa dijual di pinggir jalan atau kios aksesoris pun jarang guys, kalopun ada harganya mencapai puluhan ribu rupiah. Padahal dulu saya beli 1 Rp.5000 beli 3 Rp.10.000. Kemarin contohnya aku disuruh atasan kerja untuk membeli masker kain untuk naik motor. Aku cari di 3 apotek tidak ada guys. Kemudian aku nemu masker kain harganya bikin kaget Rp.6.000, dan warnanya girly gitu. Aku terpaksa membeli karena sudah cape mencari tempat penjualan masker.

Kemudian aku mencari secara daring, karena aku yakin bos aku tidak mau memakai masker girly seperti itu. Tambah kaget lagi aku guys, harga masker sekali pakai(merk skrinner) 1 box Rp.400.000. isi 50 pcs. OMG. Waktu itu teman saya yang menawarkan di WhatsApp. Saya heran apa mereka tidak takut ditangkap polisi? karena sudah ada penjual yang ditangkap karena menjual masker Rp.400.000.

Nah selain masker, aku juga mencari hand sanitizer, sebenarnya aku masih ada tetapi tinggal sedikit. Merk yang aku punya Lifebour hand sanitizer. Aku dulu beli di shopee dengan harga Rp.10.000. Aku cari di alfa, indomaret, toko kelontong, dsb. Tidak ada guys. Lalu terpaksa aku beli online. Dan yang merk Dettol 50 ml harganya Rp.50.000 guys. Bayangin aja. Aku tidak sanggup. Lalu aku mencari lagi, ada yang menjual dibawah harga itu tapi repack gitu. Hand sanitizer tanpa merk. ya Aku beli saja.

Kembali ke masalah pekerjaan aku, di tempat aku bekerja, Pemilik perusahaan kami menyediakan hand sanitizer di setiap sudut. Tidak sampai seminggu HS habis guys. Kemudian Pemilik perusahaan mengganti HS dengan sabun tangan. Karena biar bagaimanapun, Mencuci tangan dengan sabun lebih baik ketimbang HS.
dan tahu ga guys? rekan kerja aku mencari Sabun tangan di beberapa toko semuanya Habis guy.s Sabun tangan yang biasanya ada setiap Alfamart kini kosong entah kemana. Memang aku bukan konsumen hand wash tapi aku dulu sering banget lihat handwash berbagai merk di supermarket. Tapi kini ga ada guys.

Untuk mensiasati nya aku pakai saja sabun badan Cair dari Lifebouy. Dan meminum rutin Vitamin, serta membawa HS di meja kerja. Untuk semuanya aku harap semua cepat berlalu dan kita segera beraktivitas dengan lancar kembali.

Thank you

Monday, March 16, 2020

HATI HATI MELAMAR PEKERJAAN DI KORAN/INTERNET

HATI HATI MELAMAR PEKERJAAN DI KORAN/INTERNET

Halo teman teman. Selamat datang di blog aku. Aku mau cerita pengalaman aku dalam mencari pekerjaan. Kala itu sekitar tahun 2013, aku sedang mencari pekerjaan di Koran. Sebagai seorang fresh graduate pasti memang gencar mencari pekerjaan di berbagai media. Dan aku ga ada maksud untuk menyinggung sebuah media, atau perusahaan. Ini murni pengalaman yang tak pernah aku lupakan dan agak ngeri sih.
Jadi aku ingin teman teman pembaca agar lebih hati-hati dan selektif dalam mencari pekerjaan. Setelah aku membolak balikkan Koran aku menemukan sebuah kolom lowongan pekerjaan. Aku tertarik karena lokasinya cukup dekat dengan rumah aku. Ga dekat dekat amat sih sekitar 45 menit. Tapi aku tahu daerah itu sebab pernah beli obat herbal di sekitar alamat itu.
Kurang lebih iklannya seperti ini:

Perusahaan dibidang jasa yang berkembang pesat membutuhkan:
1. Admin
2. Spv
3. Sales executive
4. Dll
Walk in interview di JL. A NO. SEKIAN …
Jadi aku menyiapkan CV dan lamaran untuk aku bawa keesokan harinya. Perusahaan tersebut tidak menyebutkan nama PT nya apa. Tapi at least aku datang dulu karena itu walk in interview jadi nothing to lose ya.


So besok paginya aku berangkat ke alamat itu. Dan ketika sampai itu persis beberapa nomor di dekat ruko obat herbal yang aku pernah beli. Dan itu jejeran ruko, jadi tempat perusahaan itu notabene adalah ruko. Aku parkir depan ruko itu. Aku tetap positive thinking mungkin ini tempat sementara. Lalu aku masuk dan disana sudah ada beberapa orang dan sudah duduk dikursi, didepan ruangan ada meja dan kita ngumpulin cv kita disana.

Dan di meja itu duduk kaya admin hrd atau apa. But I don’t know. Karena cv kita benar benar ga dibaca you know.Dan masih ada orang yang berdatangan untuk melamar pekerjaan disana. Kemudian aku kenalan dengan seseorang perempuan yang ternyata dia berasal di daerah aku, sekitar 5 menit dirumah aku.
Kemudian kita tukeran nomor hp. Sebut saja namanya Lisa. Dan sekitar pukul 8, kita semua disuruh naik ke lantai atas. Ternyata disana itu kita dikumpulin, di breafing dan ada beberapa karyawan atau leader yang lebih tepatnya bukan explain ya tapi I WAS SCARED karena dia itu nanya”takut sama gas?” sambil nenteng gas 3kg yang melon itu guys.
Dan kamu tahu? Aku tuh takut banget sama tabung gas, aku ga pernah masang gas. Dan leader itu maksa maksa saya buat ga takut sama tabung gas. Begitupun para pelamar lain dalamsatu ruang , 1 pelamar di pimpin 1 leaderdan kurang lebih perlakuannya sama guys. 

Dan itu tuh hey, mereka aja ga baca lamaran kita, ga tahu background kita apa. Lalu kita semua dibagikan alat alat gas, seperti regulator, selang, pokoknya peralatan kompor gas. Yang membagikannya itu seorang perempuan, leader bilang itu adminnya. Lalu kita dan leader digiring keluar dari ruko itu. Lalu kita semua disuruh makan dulu di warteg. Aku merasa masih kenyang karena dirumah aku sudah makan. Tapi aku dipaksa terus. Sementara Lisa gelisah, mungkin dia udah punya feeling bad.
Sehabis makan, aku dan leader not even wearing helmet pergi dengan motor, ngebut banget. Aku kira bakal deket aja soalnya ga pake helm. Sepanjang perjalanan leader itu, sebut saja namanya Babon terus aja ngoceh dia itu S3. Hello kalo lu S3 ngapainlu jualan sparepart kompor gas Dasar babon.
Saat itu aku ga bisa complain,aku smsan dengan Lisa, dan Lisa pun dibawa kesuatu tempat bahkan dia lebih parah karena naik angkot guys.
Arah perjalanan si babon itu melewati daerah rumah aku, yang saat itu aku beneran malu dan tertunduk aku ga berani lihat kanan kiri, aku takut ketemu temen atau sodara atau siapapun yang kenal aku, bayangin guys aku udah 45 menit naik motor bersama orang yang ga aku kenal. Dan aku masih ga tahu konsep pekerjaan nya itu seperti apa.
Kemudian aku Tanya aja”ka sebenarnya kita mau kemana sih, soalnya saya tidak ingin pekerjaan outdoor”

“ini alamatnya:……” dia nyebutin alamat. Dan itu alamat daerah temen aku yang kurang lebih 30 menitan dari rumah aku. So perjalanan masih 30 menit lagi.
“kamu mau kan jadi admin? Kaya cewe tadi yang bagiin regulator? Tenang nanti kamu bakal jadi admin” kata si babon.
Rasanya aku pengen loncat aja dari motor terus naik angkot dan pulang. Tapi kan motor aku adadi ruko sialan itu.
Terus kita sampailah dirumah klien. Aku mulai mengerti, jadi ada yang nelpon ke kantor, entah minta dibenerin gas atau servis atau apalah, terus kita datang ke alamat klien. Dan urus sampai beres. Tapi servisnya Cuma 5 menit, jajan nya itu loh wa yang ngeselin, si babon malah nongkrong di warung sementara gue diem dipojokan. Si babon seakan bangga bawa gue.
Sehabis itu kita pergi keklien ke dua, naik motor lagi, aku kira dekat lah. Ternyata kemana coba? Ke GARUT BOS. GA PAKE HELM. Jadi kita lewatin  jalan gunung wa, bukan jalan protocol.gila sih wa.
Ini tuh parah banget. Aku aja kalo ke indomaret doang aku pake helm dan masker,ini ke garut wa, garut


Setelah sampai di klien 2 ternyata rumah nya itu gede banget, kayanya si buhaji itu pengusaha tas anak anak. Kita dijamu 2 kopi item. Si ibu nyangka saya karuhun kali ya. Ya saya nggak minum.
Si babon bilang” kamu tunggu disini”
Ya sapa juga yang mau ikut elo babon. Wong sama tabung gas aja gue takut.
Terus ga sampai 5menit bereslah itu babon.  Terus kita pergi lagi ke tempat ke 3. Masih daerah garut tapi kali ini rumahnya sederhana. Adem banget lah. Si babon nawarin sparepart gas gitu deh, dengan harga maaaahaal gila, gue tahu karena sering lihat di toko. Tapi si ibu percaya percaya aja. Kasihan deh si ibu.
Terus kita keklien ke 4. Dan dia ngajak makan.
“ makan yu, coba sebut aja makan dimana”
Tadinya gue pengen nyebut nama restoran. Tapi ga jadi dia Cuma bawa ke tempat mie instan. Dasar babon gila. Gue rasa dia itu ada gangguan mental deh. Udah ngomongnya ngalor ngidul, kerjanya extreme.

Habis itu gue bête banget, aku pengen banget pulang. Memang ini tuh ga ada physical harassment yah, dan aku melamar pekerjaan itu dengan kesadaran diri aku sendiri. Tanpa paksaan siapapun. Tapi karena minimnya informasi perusahaan dan detail iklan dikoran membuatku mengalami pengalaman seperti ini.

Aku sudah beberapa kali melamar pekerjaan, dan biasanya ada beberapa step walk in interview:
1. Kita datang, hrd membaca profile kita, di suruh isi formulir gitu, biodata, experience, dll
2. Biasa langsung interview/psikotes
3. Jika lolos akan dipanggil kembali
Tapi inituh pas dating langsung dihadapkan dengan pekerjaan. Atau istilahnya tandem. Aku mikir ini perusahaan apa, bahkan perusahaan kecil atau toko mereka tidak akan langsung frontal mempekerjakan orang yang melamar. Pasti butuh proses.
Nah saat itu aku udah bête dan ga nyaman aku sms lah si Lisa, dan dia juga ditempat antah berantah.  Dan diapun ingin pulang.
Sekitar jam 3 lebih akhirnya si babon mengarahkan motornya ke jalan pulang(ke ruko).  Akhirnya aku sampai diruko dan aku sudah siap siap pulang dengan motor aku. Dan aku bertemu lisa, rasanya udah ga ketemu teman lama dan merasa bersyukur kita baik baik aja.  Tiba-tiba ada beberapa leader bilang besok datang lagi ya. Dalam hatiku I am not doing that. I'm sorry.
Lalu di babon lari kearah aku, ngasih uang 50ribu hasil dia tipu ibu-ibu. Ya udahlah aku ambil, ga sepadan dengan naik motor ke garut ga pake helm tahu ga sih.
Aku pulang sendiri, dan lisa dijemput ayahnya
Semenjak itu aku selektif banget dalam memlih pekerjaan. Kalopun aku melamar dan ada panggilan interview aku selektif banget dalam mendatangi perusahaan.
Eit tidak hanya itu saja, aku masih ada 2 pengalaman lagi, ini pengalaman aku melamar di internet. Jadi iklannya  ini:
Finance advisor  di Bank……
Pria/wanita
Fresh graduate
Datang ke Bank……
Lalu aku melamar lah ya kesana,  bank terkemuka di kotaku. Lokasinya dilantai 3, ternyata dilantai 3 adalah perusahaan asuransi bukan bank yang besar itu. Jadi memang ada beberapa gedung atau menara Bank yang beberapa lantai atau ruangannya disewakan ke pada sebuah perusahaan atau intansi lain.

Misal di menara Equity misalnya, dilantai utama aktivitas bank seperti biasa, sementara dilantai atas itu disewakan untuk perusahan trading, broker, sekuritas dll. Kenapa aku tahu karena aku pernah ke equity tower guys, juga gedeung atau menara lainnya.
Nah, saat itu, aku interview biasa, interviewernya itu ibu ibu gitu pake hijab, tapi dia itu kaya desperate, hopeless, kelihatan dia sering banget melihat ke arah jendela yang berada dibelakang mejanya.
Kemudian setelah itu aku digiring buat isi formulir, formulir agen asuransi. Bahkan aku tidak menyatakan aku siap bekerja kapan dan salary yang aku inginkan.
Aku mengisinya dengan malas.
Kemudian ibu itu bilang”besok datang kesini ya, besok jangan lupa”
Dan aku ga pernah datang lagi. Aku ga ambil karena aku bodoh ga tahu finance advisor itu apa, ternyata sales asuransi atau telemarketing.
Jadi penting banget untuk mengetahui deskripsi atau istilah posisi di lowongan pekerjaan.
Ketiga, aku melihat pekerjaan di Koran yaitu;
1.PT…. Internasional
Perusahaan internasional ini mencari…..
Datang langsung ke Jl…. Lantai 3a …
Ya seperti itu iklannya, lalu aku dating ke alamat itu dan ternyata seperti point ke 2, menara bank, yang lantai 3 nya disewakan. Jadi itu merupakan perusahaan broker internasional, pas pertama aku dating dibaca dulu sama kaya manager gitu, lalu aku disuruh ke ruang meeting disana sudah ada beberapa orang. Lalu ada orang kaya supervisor gitu yang ngajarin kita tentang saham, bahkan kita dikasih modul. Lalu kita diberikan makan siang. Dan si bapa itu ramah banget. Lalu aku ngobrol ngobrol sama pelamar disana,mereka juga enjoy dan kita saling tukeran nomor hape.
Keesokan harinya aku dan teman teman datang lagi dan dikasih pembelajaran lagi, makan siang dan pulang jam5 sore.

Aku kan bawa motor ya dipikir pikir setiap hari parkir per jam di gedung mahal juga ya.  Tapi aku masih penasaran dan besoknya aku datang lagi. Sampai hari jumat terus seperti itu.
Nah setelah 1 minggu berlalu, di hari senin,kita ga diruang meeting lagi, kita disuruh berbaur dengan karyawan lainnya untuk menjadi telemarketing. Kita disuruh nelpon orang dan menawarinya investasi di perusahaan mereka.
Menurut aku ini pekerjaan yang sulit, dan kita hanya digaji RP. 500.000 Perbulan. Kalo dapat nasabah sih enak ya. Karena susah banget dapetin nasabah buat investasi, karena zaman sekarang banyak investasi bodong dan orang Indonesia itu bukan tipe masyarakat yang suka investasi.
So beberapa hari kemudian aku ga datang lagi sampai si manager nelpon aku kenapa ga datang lagi.
Ya semoga saja adik adik yang sedang berburu pekerjaan tidak mengalami hal serupa dengan saya.
semoga semua diberikan yang terbaik.
Sekali lagi ini tidak menyinggung atau tidak menyudutkan siapapun.
Terimakasih ya, Comment dibawah jika punya pengalaman serupa, dan jika ada pertanyaan boleh leave your comment below.
Dah


Sunday, July 21, 2019

CULTURE SHOCK


CULTURE SHOCK DI JAKARTA, INDONESIA.
Culture shock bukan hanya untuk orang yang baru tinggal di luar negri saja. Di negri kita yang beragam budaya dan bahasa juga bisa terjadi culture shock. Okey, tahun ini aku ditugaskan untuk pergi dinas ke Jakarta sebulan sekali.

Terakhir kali aku keliling kota Jakarta waktu study tour SMP. Setelah itu aku hanya lewat lewat saja, misalnya ke kalideres waktu pulang dari Banten. Itupun ke terminal saja tahun kemarin.

Pertama kali aku menginjakkan kaki di Jakarta menggunakan Kereta Api Indonesia, di stasiun Gambir. Yang pertama kali terdengar adalah lagu kicir kicir yang diputar di stasiun.  Dan inilah culture shock yang aku rasakan:
1. Jalanan sangat memusingkan, terasa sama kaya muter muter gitu. Walaupun aku sudah beberapa kali tapi aku ga hafal jalan yang aku lalui.
2. Orang-orang disana itu keras, memang kebanyakan mereka orang pendatang, seperti orang jawa, sunda, batak dll. Pernah waktu itu aku dimarahin tukang gojek karena aku ga hafal jalan. Sepanjang jalan aku dimarahin habis-habisan. Dan aku kaget banget selama aku naik gojek baru pertama kali dimarah-marahin. Like a fuck man, gue itu customer, harusnya diberikan pelayanan yang baik dan sopan.
3. Pesan gojek-gocar atau grab itu lama, mampus. Entah gue doang atau sistemnya atau gimana. Gue kira di kota besar itu dapat transportasi online itu cepat, tapi NO. dan kebanyakan driver gojek itu ga tau jalan. Malah balik nanya ke kita. Dan mungkin karena jalan di Jakarta itu udah macet dan crowded banget jadi jarak tempuh dekat pun butuh waktu cukup lama untuk sampai.
4. Ada beberapa yang weird seperti aku pernah lihat di pinggiran gitu, ada orang yang entah gelandangan atau rumahnya dari kardus gitu, I’m so sorry I didn’t mean to say that.  Tapi bener bener kaya mungkin orang ga punya kali yah, but you know why? Mereka itu pegang tablet, smartphone yang lebih canggih daripada gue. I’m like OMG. Aku sempat suudzan mungkin itu hasil curian. Atau mungkin ya mereka beli second saja dari pengepul.
5. Jakarta itu rawan sekali, seriously is a dangerous city. Itu kejadian banget sama partner kerja aku yang waktu aku kepisah gara-gara naik ojek motor, jadi masing-masing pisah gitu. Dan gue kesasar, gue send location ke dia, pas dia lagi lihat di maps, ada yang ngejambret hapenya gitu. Dan sipelakunya pake motor boncengan gitu. Wtf man! Abis gitu gue urusin ke kantorprovider buat ngeblokir si kartu sim nya. Gue ga ke polisi karena partner gue bilang hapenya sudah 2 tahun jadi bukan baru banget, dan bukan ngerelain hpnya gitu aja. Tapi males aja berurusan dengan polisi. Yakali kalo hp nya balik, kalo engga? Udah jauh jauh ke kantor polisi. Ok back to kantor provider simcard, kita jelasin kenapa kita mau blokir kartu, ternyata sic s nya bilang sudah biasa, bahkan hampir tiap hari ada yang bernasib sama kaya teman gue. Omg I can’t relate. Dan semenjak itu gue gak mau lagi naik ojek, harus naik gocar biar ga kepisah I don’t care macet kek, lama,ke.
6. Kalo mau naik transportasi umum,busway,MRT,dll  elo harus bareng sama yang udah tahu. Karena kita harus tahu haltenya, cara naiknya, jembatan penyebrangannya, because ga akan ada yang ngasih tahu elo, trust me.
7. Jakarta itu panas banget. Bukan panas terika matahari yang menyehatkan tapi kaya panas matahari ditambah debu polis, ditambah crowdednya orang ditambah ga ada pohon. Jadi panasnya itu lengket di badan. Bahan di kostan temen gue, ac on dan kipas angina on. Kebayang kan.
8. Street foodnya Jakarta itu mahal dan ga enak. Ada juga sih yang murah tapi enak, tapi persentasinya sedikit sekali. Kalo lo nemu murah dan enak berarti elu menemukan harta karun. Dan pedagangnya itu ada beberapa yang kasar, aku sampai kaget waktu beli nasgor di pinggir jalan, pedagangnya ngelempar tissue gitu ke meja gue.  Tapi itu sudah biasa terjadi disana.
9. Aku pernah lihat di pinggir jalan ada orang, dan aku yakin bukan homeless guy, sebab di depannya itu ada kaya perkakas gitu, seperti cangkul,linggis dll, pokoknya alat-alat buat kuli gitu. Aku ga tau sih apa mereka menawarkan jasa kuli, atau benerin pintu, atau plumber. Kalo ada yang tahu plese comment dibawah, cause I really want to know.
10. Jarak tempuh disana tuh dekat tapi waktu tempuhnya lama sekali even kalian naik motor.waktu itu pernah gue ke MKG, butuh waktu kurleb 1 jam.ya sama aja kali dari majalaya ke bandung. Dengan perbandingan gambir-MKG hanya 13-16 KM. rumah gue bandung 33-40km.
Nah itu lah Culture Shock yang aku rasakan di Jakarta, Selain itu aku bakal kasih tips menarik untuk para pembaca jika kalian ingin ke Jakarta:
1. Harus ditemenin orang yang tahu Jakarta atau tinggal di Jakarta. Kalo memang pertama kali ke Jakarta ini wajib sih.
2. Bawa selalu e-money, karena parkir, tol,busway atau MRT pakai e-money.
3. Pakailah pakaian yang menyerap keringat dan ringan
4. Pakailah masker anti debu,karena polusi disana ga santai bos.
5. Bawa air putih, minumlah air yang banyak untuk menghindari dehidrasi.
6. Fisik harus fit, kalo perlu minum multivitamin, karena travalling di Jakarta itu cape sekali, untuk menuju jembatan penyebrangan misalnya itu sangat jauh dan bercabang. Maksudnya panjang banget dan jauh ada ke kiri/ke kanan.
7. Selalu hati-hati,jangan sekali kali gunakan tas yang terbuka ya misal bucket bag, karena banyak banget copet. Lebih aman pakai waistbag jadi tas itu didepan dada kita, dan kalopun pakai tas ransel usahakan tas ditaruh didepan. Waspada dompet dan handphone. Jangan lengah sedikitpun.
8. Pakailah sepatu kets atau sneaker, atau alas kaki yang nyaman.
9. Untuk yang berencana menginap gunakan aplikasi penginapan atau hotel, lihat dulu reviewnya  karena banyak yang murah tapi murahan.
10. Untuk perihal makanan, jika ingin berhemat tapi tetap enak, pilihkan restoran yang umum,misal hoka hoka bento, kfc, dll. Karena disana harga dan menunya standar. Fyi makanan kakilima harganya bisa sama bahkan lebih dari paket restoran yah. So be careful.


So segitu aja Culture shock dan tips Jakarta dari aku, ini murni pendapat aku, bukan paksaan dari siapapun. Kalo ada yang salah mohon dikoreksi di kolom komentar ya. Terimakasih. Semoga membantu!

Tuesday, July 16, 2019

ALASAN AKU BERHENTI BERJUALAN DI ZILINGO.


ALASAN AKU BERHENTI BERJUALAN DI ZILINGO.
Blog ini aku tulis tidak untuk menjatuhkan pihak manapun. Ini berdasarkan honest review dari aku. Pertama tama aku ucapkan terimakasih kepada Zilingo karena telah memberi kesempatan aku untuk berjualan di Marketplace Zilingo.

Ada beberapa factor yang membuat aku berhenti berjualan diZilingo, ada factor pribadi dan ada juga dari factor Zilingo nya itu sendiri. Sebenarnya aku sudah lama berhenti jualan,tapi aku baru posting ini setelah ramai sekali comment di blog aku mengenai tata cara berjualan di zilingo. Dan aku sempat hapus 3 video youtube aku mengenai Zilingo. Dan aku pun memutuskan berhenti upload ke Youtube karena banyak komentar yang masuk.

Alasan pribadi:
1. Aku memasukan alamat kantor untuk penjemputan paket zilingo, aku sempat memindahkan alamat ke rumah tapi kurir keberatan karena alamat kantor lebih mudah ditemukan dan kurir sudah tahu persis alamatnya. Jadi ga enak aja aku titip paket onlineshop aku di security kantor.
2. Pekerjaan aku di kantor semakin banyak,jadi aku tidak bisa focus untuk berjualan. Walaupun keuntungan berjualan di zilingo itu sangat menggiurkan.
3. Stock barang dirumah aku sedikit, nah itu tadi karena pekerjaan aku tambah banyak, jadi aku tidak sempat untuk berbelanja barang barang kebutuhan jualan.

Alasan Technical:
1. CS Zilingo jika dihubungi via email sangat lama. Karena mungkin banyak sekali email yang masuk
2. Pernah beberapa kali, paket aku tidak di pick up, sampai dibatalkan oleh system. Ini masalah kurirnya sih tapi aku masukan kesini. Bisa dibilang aku tuh orangnya jemput bola, aku lebih suka mengantarkan paket aku keagen (drop point) daripada menunggu kurir pick up . dan BTW jika pesanan dibatalkan system kita akan dikenakan penalty RP. 50.000/paket. Wih serem kan
3. Beberapa waktu lalu aku dapat email paket boost dari Zilingo, mungkin kalian sudah ada yang tahu. Paket Boost adalah paket premium berbayar jika ingin produk kita ditampilkan dibagian depan dengan berbagai promo menarik. Aku ga baca sampai tuntas sebab aku sudah mengosongkan semua produk aku dan berniat tidak berjualan lagi di zilingo.
Sekali lagi aku tidak bermaksud menyinggung siapapun. Sisi baiknya aku jadi lebih suka berbelanja di Zilingo. Gratis ongkir tanpa syarat ke wilayah jawa dan Sumatra, Bali. Aku pernah beli di flash sale sheet mask Cuma 7000 rupiah aja free ongkir. Dan tidak ada batasan minimal /maksimal pembelian. Bisa cod pula. Mantep ga tuh? Ditambah setiap hari ada kode voucher dibagikan di apps zilingo. Pokoknya wajib punya apps zilingo jika kalian memang penyuka belanja online.
Untuk brand terkenal lumayan banyak seperti Berrybenka, ardiles, zoya,Hush Puppies sampai Mango. Keren sih ini. Harganya dibanding dengan Zalora untuk brand yang sama, jatuhnya lebih murah di zilingo, free ongkir dan bisa cod lagi. Ga percaya? Lets. See.

ini harga Hush Puppies di Zilingo 17/7/2019

ini harga di Zalora

 
Eits harga bisa berubah sewaktu waktu ya.
Back to jualan online. Mungkin kalian bertanya Tanya” terus kaka jualan dimana dong ka?” eits walaupun pekerjaan aku tambah banyak, aku tetep ko jualan. Aku jualan di tokopedia, shopee sama bukalapak. Good news nih di tokopedia untuk menjadi premium merchant tidak berbayar, namun akan dipotong persentase setelah barang terjual.(Aku akan jelaskan kalo temen temen ingin ya, jadi komen aja di bawah jika ingin tahu).

Nah dari tokopedia, bukalapak sama shopee yang mana sih ka yang paling banyak jualnya? Baiklah adik adik, dari ke 3 marketplace yang paling banyak shopee sama tokopedia, tapi jarang ya, karena stock barang aku sedikit dan perlahan mulai mengurangi barang barang. Kalo dulu aku jualan palugada(apa lumau gua ada). Sekarang hanya focus di dasi dan celana saja.
Tahu sendiri kan ga mungkin setiap hari orang beli dasi or celana? Hanya eventually saja. Kalo ada event saya mengakui barang laris manis. Kalo ga ada event ya sepi sepi aja. Tapi Alhamdulillah buat jajan bakso mah ada…

Aku akui omset menurun setelah berhenti jualan di Zilingo. Yang biasa tiap hari bungkus paket ini engga. Tapi ya aku manusia biasa dan ga punya asisten alias pendamping hidup(nah lo?).
Mungkin tuhan menyuruh aku untuk tidak memporsir badan aku habis habisan dan mengajarkan aku untuk tidak rakus atau tamak. Rezeki sudah dicukupkan segitu ya segitu. Buat teman teman yang baru mulai usaha online atau sedang di puncak puncaknya semangat ya. Kalo baca ini sampai abis komen dong bagaimana menurut kalian jualan online itu? Dan kalo ada pertanyaan boleh ya.
Thanks ya.