Sunday, April 14, 2019

REVIEW Film Pet Sematary


REVIEW FILM PET SEMATARY
Hai semua kemarin aku sudah nonton film Pet Sematary. Kalian sudah familier dengan film IT kan? Film ini diadaptasi dari buku karya Stephen King juga. FYI Karya Stephen King rata-rata Spooky dan subjeknya anak anak.


So, jangan heran dan kaget ya. Diawali dengan kepindahan keluarga Creed ke daerah Maine. Rumah tersebut sudah include tanah seluas 20 hektar di bagian belakang rumah. Which is itu hutan. Dan konon cerita ini diinspirasi oleh Stephen King Sendiri waktu pindah ke Maine. Dan tepat di belakang rumahnya ada Kuburan Hewan. Tetapi tidak se spooky di Film.
Singkat cerita, di jalan raya depan rumah Louis, sering lewat Truck Tronton dengan sangat cepat. Sehingga banyak hewan yang tertabrak dan jadi korban. Kebetulan Keluarga Luois ada 4 anggota keluarga dan Church Kucing kesayangan mereka.
Louis merupakan seorang dokter yang ditempatkan di IGD Di Rumah sakit Maine. Sementara istrinya merupakan ibu rumah tangga, mempunyai dua anak, Ellie dan Cage. Istri Louis, Rachel mempunyai trauma terhadap kematian. Karena kakaknya dulu meninggal dengan cara tragis. Dia memiliki kelainan tulang belakang dan tidak bisa beranjak dari tempat tidur. Rachel ditinggalkan berdua oleh orang tuanya. Rachel selalu mengantarkan makanan ke kamar kakaknya. Hingga suatu saat dia diancam oleh kakaknya dan berhenti mengantar makanan. Dia hanya menggunakan lift laundry.
Ada kejadian mengerikan. Kaka Rachel merangkak menuju lift laundry dan wala…. Meninggal terjepit. Aku ga bisa deskripsikan kejadiannya. So kalo mau tahu tonton aja. Banyak scene Jumpscare nya. Kita ga bakal nyangka di menit mana kita akan berteriak.

That’s why Rachel sangat tabu berbicara kematian. Hingga Church Kucing kesayangan Ellie ditemukan mati tertabrak truck. Rachel menyembunyikan hal itu dan bilang kucingnya kabur.
Tetangga Louis, Jud mengajak Louis menguburkan Church di Pet Sematary. Namun Jud tahu bahwa Ellie sangat mencintai Church. Jadi Jud mengajak Louis ke Mic Mac . Mic Mac merupakan tanah mistis dan bisa menghidupkan yang mati dengan wujud lain.

Louis tak tahu itu sampai melihat Church berjalan normal dirumahnya dengan kelakuan buas sampai menggigit Ellie. Kemudian Louis membuang kucing itu.
Ketika Ellie berulang tahun ke 9, mereka bersuka cita dan berlarian kesana kemari. Ellie berlari ke badan jalan. Dia melihat Church berjalan di ujung jalan sana. Dan bisa kamu tebak? Truk besar melindas Ellie.
Louis tidak terima anak tercintanya meninggal begitu saja. Louis menemui Jud agar mengetahui apa itu Mic Mac, Jud menjelaskannya. Louis memberi obat tidur kepada Jud, dan nekat membongkat pemakaman Ellie dan membawanya ke MIcMac.

Ellie hidup kembali dengan wujud sama tetapi lebih buas dan jahat. Ini yang aku tidak suka, Ellie membunuh Jud, pertama dia putuskan urat kaki Jud. Sadis tapi tidak menjijikan atau mmebuat enek. Aku kira Jud akan selamat, tetapi tidak.kedua, Ellie membunuh Rachel dan dia memasukan jasadnya ke Mic Mac. Kemudian mereka berdua membunuh Louis agar bisa bersama dalam eternity.
Film ini dulu pernah tayang tapi yang tertabrak truck adalah Gage bukan Ellie. Kebayang anak kecil pegang pisau bunuh ayahnya. That’s so scary.
Well film ini sanggup menyita perhatianku, skor dari aku 7 dari 10.
Thanks for reading.

Thursday, March 28, 2019

REVIEW LIPSTICK WARDAH INTENSE MATTE


REVIEW LIPSTICK WARDAH INTENSE MATTE
Tahun ini adalah tahun pemborosan lipstick bagi aku, sebulan bisa sampai 2x beli kosmetik bibir ini. Sambil mencari-cari warna yang cocok di kulit aku yang ga jelas ini. Sambil menyesuaikan dengan budget terbatas. Kali ini aku beli lipstick di Shopee. Wardah intense matte lipstick shade peach perfect. Ceritanya pengen yang warnanya peach peach gitu.


Harga RP.38.000 belum ongkir ya say. Di counter sekitar 45rb an ke atas yah. Dilihat dari review beauty vlogger atau warna shade di google ini tuh cuantik pol. Kemasannya dus, netto nya 2,5 gram, ada keterangan warna, dan expired.
“smooth creamy texture supreme moisture long lasting and highly pigmented colors”
“PEACH PERFECT 03”
Pokoknya cantik banget, packaging dalamnya silver langsing banget ga makan tempat. Tekstrurnya lembut tapi ga gampang patah kaya lipstick matte purbasari. Pokoke top.
Again and again warnanya ga cocok di bibir aku. Memang sekali oles langsung menutupi warna hitam dibibir kau, tapi untuk memunculkan warna peach yang sebenarnya harus 2 sampai 3 kali ulasan. Dan jika 3 kali ulasan memang masih terasa ringan, tapi garis garis bibir aku jadi terlihat. Dan malah wajah aku terlihat lebih kusam dan pucat. Mungkin harus mengsiasatinya dengan makeup yang lebih complex ya biar tidak tertuju pada bibir kali kalian kulitnya sama kaya aku.
Tapi, again untuk kalian yang kulitnya putih atau lebih cerah dari aku, warna ini pasti cocok cocok aja untuk daily. Dan aku udah wasting my money for buying this.

PLUS
+ packaging elegant
+ tekstur lembut tapi tidak gampang patah
+formula ringan
+mudah didapat di store atau online
 MINUS
-warna terlalu pucat dikulit sawo matang
-menimbulkan garis garis bibir terlihat jelas
-Sangat tidak tahan lama, jadi klaim nya yang long lasting itu big Mistakes
Repurchase: no!

Aku akan pakai ini sendirian jika aku pengen look yang make up no make up look, atau bisa juga ombre lips, jadi base nya aku pakai ini dan didalam bibir aku pake merk lain yang warnanya lebih gelap. So thank you so so much for reading. I wanna know what you think. Please leave the comment below!
bye

REVIEW EMINA CREAMMATTE TUMBLEWEED


HALO EVERYONE

So I quite on Youtube. Alasan aku quit di Youtube adalah banyaknya netizen yang nyinyir. Bukan banyak sih satu atau dua haters. Kebayang ya jadi youtuber hits rasanya kaya apa. Aku aja newbie ada satu hater aja udah kaya pengen nangis hehe. Bukan hanya itu sih aku juga tak memungkiri kualitas video aku jelek, konten tidak menarik dan kurang pantes aja untuk dipublikasikan. So I decided to back in my blog.


Kali ini aku akan bahas EMINA CREAMMATE. Yang shadeTumbleweed. Aku beli ini karena aku ingin lip cream oranye. Disisi lain packaging yang kecil,imut dan simple menjadi daya tarik semua insan. Harganya RP. 38.000 di shopee. Waktu itu ada free ongkir tanpa minimum beli.
Packagingnya ada dus kecil warna orange ada ingredients dan expired date, terus didalamnya ada lipcream imut nan simple. Tutupnya berwarna hitam dan bodynya transparan jadi kita bisa lihat dengan jelas warnanya.

“Emina Creammatte lip cream dengan matte finish mengandung vitamin E yang melembabkan. “
Tidak banyak yang bisa dibicarakan tentang lipcreamini, berbeda dengan sisternya wardah. Menurutku sih, formulanya tidak konsisten, agak plumpy, ga rata di bibir. Entah aku ga bener makenya, atau gimana. Kadang long last, kadang ketika bibir mengecap aja lipcream ini udah hilang. Dan warnanya yang tumbleweed ini totally ga cocok di kulit aku. Mungkin aku salah pemilihan warna atau memang ga bisa pake lipcream ini jadi ga nyatu banget di wajah aku.

Tapi untuk kalian yang kulitnya putih atau kuning langsat pasti cocok dengan lipcream ini. Plus nya kemasannya kecil dan ga makan tempat. Aku suka sekali. Aku bakal pake sekali kali aja sih karena kurang pede aja kulit sawo matang dengan warna bibir neon orange. Horror. Tapi kalo kalian pede dan mungkin ada special occasion aku rasa cocok cocok aja dan pantes pantes aja.
.PLUS:
+ kemasan imut, lucu,simple
+ isinya banyak
+harga murah dan bisa didapat di toko offline atau online
 MINUS:
-teksturnya tidak konsisten, susah dibaur, kurang rata
-warnanya kurang cocok dikulit sawo matang dan tidak cocok untuk daily use
-ketahanannya tidak konsisten, kadang cepat hilang kadang engga.
REPURCHASE:DEFINITELY NO!

So segitu aja review dari aku, apa ada dari kalian yang pernah coba Emina creammate? Please share dibawah. Lalu apa lipstick favorite kalian saat ini? Please comment dibawah yah. Kalo mau Tanya Tanya juga boleh. Bye!